Pertunjukan “Memetri Mataya Aji” Peringati 20 Tahun Sanggar Surya Kirana

Jakarta (20/10/25) – Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DIY bekerja sama dengan Sanggar Surya Kirana menyelenggarakan pertunjukan bertajuk “Memetri Mataya Aji” dalam rangka memperingati dua dekade kiprah Sanggar Surya Kirana dalam melestarikan seni tari tradisional Yogyakarta. Acara ini digelar di Anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Sabtu, 18 Oktober 2025, sebagai wujud apresiasi terhadap perjalanan panjang sanggar yang konsisten menjaga pakem tari adat Yogyakarta di tengah arus perkembangan zaman.

Sanggar Surya Kirana merupakan salah satu sanggar seni tari gaya Yogyakarta yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai luhur dan keaslian gerak tari klasik. Sejak awal berdirinya, sanggar ini menjadi ruang belajar dan pembinaan bagi generasi muda yang ingin mendalami seni tari tradisional. Banhubda DIY secara berkelanjutan turut mendukung kegiatan Surya Kirana melalui fasilitasi pelatih tari, sehingga pembinaan kesenian tradisi dapat berlangsung secara berkesinambungan dan profesional.

Pertunjukan “Memetri Mataya Aji” bukan sekadar pergelaran seni, tetapi juga menjadi ajang untuk menampilkan hasil pembinaan dan pendidikan tari yang telah dilakukan di Sanggar Surya Kirana selama ini. Melalui pementasan ini, para penari dari berbagai jenjang usia menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka dalam tarian gaya Yogyakarta. Selain menjadi media ekspresi bagi para siswa sanggar, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana apresiasi dan pembelajaran publik terhadap kekayaan budaya Yogyakarta yang adiluhung.

Kegiatan ini sejalan dengan misi Pemerintah Daerah DIY dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Yogyakarta. Banhubda DIY melalui kolaborasi dengan komunitas seni, diharapkan kesenian tradisional seperti tari Yogyakarta dapat terus tumbuh, diminati generasi muda, dan menjadi bagian hidup masyarakat modern tanpa kehilangan nilai filosofisnya. Pertunjukan “Memetri Mataya Aji” menjadi simbol komitmen bersama untuk terus menjaga api budaya yang telah menyala selama 20 tahun di Sanggar Surya Kirana.(An)

Bagikan di :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *